Aug 4, 2009

Kekuatan Aneh...

Sayup-sayup kudengar Michael jackson bernyanyi di telingaku. Sebuah lagu yang berjudul Earth Song kalau tidak salah.
##
What about sunrise
What about rain
What about all the things
That you said we were to gain.. .
What about killing fields
Is there a time
What about all the things
That you said was yours and mine...
Did you ever stop to notice
All the blood we've shed before
Did you ever stop to notice
The crying Earth the weeping shores?

Aaaaaaaaaah Uuuuuuuuuuh


##
Sekelompok orang tiba-tiba melipat kedua tanganku ke belakang kemudian mengikatnya dengan seutas tali. Dipaksanya aku berjalan mengikuti langkah mereka menuju sebuah rumah yang sepertinya kosong tak berpenghuni.
##
What have we done to the world
Look what we've done
What about all the peace
That you pledge your only son...
What about flowering fields
Is there a time
What about all the dreams
That you said was yours and mine...
Did you ever stop to notice
All the children dead from war
Did you ever stop to notice
The crying Earth the weeping shores

Aaaaaaaaaaah Uuuuuuuuh
##
Salah seorang dari kelompok itu melepaskan ikatan tanganku. Dengan senjata laras panjang dia memaksaku untuk masuk salah satu ruangan yang pengap kemudian menguncinya dari luar.
##
I used to dream
I used to glance beyond the stars
Now I don't know where we are
Although I know we've drifted far

Aaaaaaaaaaah Uuuuuuuuuuuh
##
Terdengar suara tembakan beruntun dari luar. Secepat kilat kurebahkan diriku ke tanah untuk mengantasipasi segala hal yang mungkin bisa terjadi. Setelah tembakan tak terdengar lagi, aku segera bangun dan langsung menuju ke arah pintu. Kulihat ada banyak lubang bekas peluru membekas di pintu. Ku dekati salah satu lubang, coba kuintip dengan sebelah mataku untuk melihat apa yang terjadi diluar sana
##
Aaaaaaaaaaah Uuuuuuuuuuuh
##
Sebuah teriakan yang keras dan sebuah letupan senjata yang tak kalah keras pula terdengar lagi dari balik pintu. Terkejut......... aku surut satu langkah ke belakang. penasaran, coba kedekati lagi lubang pintu untuk bisa melihat lebih jelas lagi. Saat mengintip itu, tiba-tiba, ujung senjata laras panjang sudah berada 5 cm didepan mataku. Sedetik kemudian................ BLAAARRRRRRR..........
##
Aaaaaaaaaaah Uuuuuuuuuuuh

Hey, what about yesterday
(What about us)
What about the seas
(What about us)
The heavens are falling down
(What about us)
I can't even breathe
(What about us)
What about the bleeding Earth
(What about us)
Can't we feel its wounds
(What about us)
What about nature's worth
(ooo,ooo)
It's our planet's womb
(What about us)
What about animals
(What about it)
Aaaaaaaaaah Uuuuuuuuuuh

##
Hawa panas serasa merayap disekujur tubuh. Serasa aku berada dialam lain. Coba kubuka mataku, kepertajam pendengaranku, dan kudengar lagu sudah berganti..... Sebuah lagu yang berjudul "Heal the world"
##
There's A Place, In Your Heart, And I Know That It Is Love
And This Place, Could Be Much Brighter Than Tomorrow
And If You, Really Try, You'll Find There's No Need To Cry
In This Place, You'll Feel There's No Hurt Or Sorrow

There Are, Ways To Get There
If You Care Enough For The Living
Make A Little Space
Make A Better Place...
##
Damai....... terasa angin segar mengalir di sekitar sini. Tapi.... dimanakah aku kini..???
##
Heal The World
Make It A Better Place
For You And For Me
And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me
##
Kupertajam penglihatan mataku. Kutebar pandanganku kesekeliling. Kulihat kipas angin yang tergeletak diatas meja, berputar cukup kencang mengarah ke tubuhku. Pantas saja aku merasa segar. Disamping kipas ada sebuah laptop yang masih menyala. Dilayar laptop, nampak warna biru background hitam bertuliskan, "media player - Michael Jackson - Heal The World"
##
If You Want, To Know Why, There's A Love That Cannot Lie
Love Is Strong,It Only Cares For Joyful Giving
If We Try,We Shall See, In This Bliss We Cannot Feel
Fear Or Dread, We Stop Existing And Start Living

Then It, Feels That Always
Love's Enough For Us Growing
So Make A Better World
Make A Better World...
##
Alhamdulillah, ternyata aku telah dikembalikan lagi kedalam duniaku. Disini, didalam kamarku sendiri. Kamar kos...
##
Heal The World
Make It A Better Place
For You And For Me
And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me
##
Kulihat arloji, ternyata masih jam satu malam. Hmmm... serasa pingin ke kamar mandi untuk sekedar cuci muka, cuci kaki dan........ buang air. Kuteguk air putih segelas sebelum melangkah ke arah pintu.
##

And The Dream We Were Conceived In Will Reveal A Joyful Face
And The World We Once Believed In Will Shine Again In Grace
Then Why, Do We Keep Strangling Life
Wound This Earth Crucify Its Soul
Though It's Plain, To See
This World Is Heavenly
Be God's Glow
##
Kuraih gagang pintu. Tak bisa dibuka karena terkunci. Kuputar kunci kekanan, alot. Kuputar lagi, tetep tak bisa dibuka. Kuputar lebih keras lagi, kemudian terdengar, KRAAKKK, kuncinya patah.
##
We Could, Fly So High, Let Our Spirits Never Die
In My Heart, I Feel You Are All My Brothers
Create A World, With No Fear, Together We'll Cry Happy Tears
See The Nations Turn Their Swords Into Plowshares

We Could, Really Get There
If You Cared Enough For The Living
Make A Little Space
To Make A Better Place...
##
Bengong.....kuamati kepala kunci yang kupegang, dan kupandangi badan kunci yang masih nyangkut di pintu....
##
Heal The World
Make It A Better Place
For You And For Me
And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me

Heal The World
Make It A Better Place
For You And For Me
And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me
##
Tiga langkah ku mundur ke belakang, kemudian kududuk di kursi. Kuraih handphone. Kucari sebuah nama. Kutekan send message. kutuliskan disana:
"Bu kos, minta tolong dicarikan kunci cadangan. Kunci saya patah dan saya terkunci didalam. Dari Butho, kamar bawah depan tangga"
##
Heal The World
Make It A Better Place
For You And For Me
And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me

There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me

There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me

You And For Me
You And For Me
You And For Me
You And For Me
You And For Me
You And For Me
You And For Me
You And For Me
You And For Me
You And For Me
You And For Me
##
=> True story, last night, in my room. Dengan sedikit bumbu penyedap tentunya ^_^


Baca Selengkapnya......

Aug 1, 2009

Kuteguk Kopi Se-Sruput....!!!

Secangkir kopi menemaniku malam ini. Hmmmmm, rasanya mantabS sekali. Andai kopi dihidangkan dalam keadaan dingin, mungkin aku akan menghabiskannya dalam sekali teguk. Tapi untung itu tidak terjadi. Jika benar kopi ini terhidang dingin, pasti aku tidak akan meminumnya. Mana enakKKK !!!

***
"Cak, mie kuah satu, pake telor ceplok, jangan lupa sawinya", pintaku pada penjaga warung kopi Gresik'an (disngkat: WarGres) diatas selokan Siwalan Kerto, Surabaya.
"Oke bos...", dengan trengginas-nya si Cak yang jaga warung langsung mengambil mie dari kardus, lantas menyobek bungkusnya kemudian membenamkan mie kedalam air panas.

Sambil menunggu mie terhidang, kuteguk kopi se-sruput, hemmmss, ku-sruput kopi seteguk (kok ada yang nggak sreg ya ???? biarin ajalah) kemudian kuambil selembar koran Jawa Pos untuk sekedar membunuh waktu. Ah, ntah kenapa akhir-akhir ini aku agak gak gitu tertarik lagi baca Jawa Pos. Apa karena versi online-nya sering telat??? bisa jadi. Atau karena content-nya udah nggak bagus lagi???? hmmmm... Tapi yang pasti, jika kulihat ada secuil berita olahraga selain sepak bola muncul di halaman pertama, 50% minat bacaku langsung drop. Mending tidak ada berita olahraganya sama sekali. Saat menulis ini, aku berharap Pak Dahlan Iskan nyasar ke blogku dan sudi membaca tulisanku. Untuk Pak Dahlan, berita tentang DBL jangan terlalu di blow up besar-besaran pak, aku gak suka bola basket, aku suka sepak bola. Dan aku yakin warga se-surabaya pasti selera dan semangatnya sama denganku. Semangat gibol, semangat bonek, Hidup bonek, bonek hiduuupppPPP....!!!! (sambil mengepalkan tangan dan meninju udara)

Bonek????
Ingat bonek langsung teringat pertandingan sepakbola antara Petrokimia Vs Persebaya di stadiun Tridarma-Gresik sekitar tahun 1995. Saat itu Persebaya kalah. Kemudian bonekers ngamuk distadiun, ngamuk di jalan-jalan. Hadeh.... sikap ini sangat ku sesalkan. Dan ternyata, sikap seperti ini masih hidup sampai sekarang. Mending bonek ga usah hidup ajalah. Sepertinya akan lebih bagus jika penamaan bonek diganti menjadi, "Suporter baik-baik dari Surabaya", disingkat SUBASU. Hmmmm.... kok nggak keren ya namanya??? lupakan aja lah. Namanya juga ide... nggak dipake juga tidak apa-apa. Namun yang pasti, nama BONEK jauh tidak keren dibandingkan dengan SUBASU !!!!
SUBASU..... kalau antara huruf B dan A itu dikasih spasi, artinya malah lain tu....hmmmmsss.... Susah juga cari nama bagus dan pas..............

***
"Mas, mie-nya nanti dingin lho", sapa cak penjaga WarGres.
"Lho, dah mateng ya, kok ga ngomonk dari tadi???"
"Lha situ ngelamun aja booss boss"....
"Wokey, hajaaRRRRRRR..!!!!!!!"

Kusingsingkan lengan baju, kuangkat sendok dan garpu... hmmmmmmm.... enak sekali makan mie pada jam 10 malam kayak gini. Apalagi ditemani segelas kopi hitam pekat... rasanya seperti ditemani bidadari dari kampus petra (lha kok petra????).

Baca Selengkapnya......

Feb 2, 2009

Jika Aku Melihatnya

Jika aku melihatnya, aku pasti segera lari menjauh. Tapi apa daya, dia adalah makhluk kasat mata. Saat menjumpainya, pasti aq akan tutup hidung atau mengipas-ngipaskan sesuatu agar dia pergi menjauh. Jika dia tidak segera pergi juga, aku yang akan pergi dan tidak akan kembali jika masih merasakan keberadaannya. Kurasa anda pun pasti akan melakukan hal yang sama jika itu terjadi pada anda.

Masalah akan muncul jika kita sendiri yang menjadi penyebab keluarnya makhluk itu. Kemanapun kita pergi, dia akan selalu mengikuti. Untungnya, benda itu mempunyai kelemahan. Yaitu tidak bisa bertahan lama disuatu tempat terbuka. Jika kita menemukannya atau menjadi penyebab munculnya makhluk itu, cukup buka pintu, maka dia akan pergi menjauh. Jika tidak segera pergi, pakai kipas angin. karena kelemahannya yang kedua adalah, dia selalu mengikuti kemana arah angin berhembus.

Yup, dua tips ini kurasa cukup jika kita menemukan satu makhluk yang bernama KenTuT.

Baca Selengkapnya......

Jan 31, 2009

Segarnya Pagi Ini

hari ini matahari sepertinya sibuk bercengkrama dengan bulan. Tapi dia malu, kemudian sembunyi dibalik awan. Senin tanggal 26 Jan '09 kemarin mereka memadu asmara. Bergandeng tangan bersama, berkeliling dunia. Beruntunglah kita yang tinggal di Bumi Indonesia. Bisa menjadi saksi akan kisah cinta mereka berdua.
Ku dengar hubungan matahari dan bulan begitu mesranya. Hingga mereka membentuk formasi yang begitu indah. Formasi cincin katanya. Dan menurut ahli astronomi, formasi itu hanya muncul setiap 10tahun sekali. Sungguh sangat sayang untuk dilewatkan kali ini. Saat itu, ingin sekali kuraih cincin itu, dan kuberikan pada kekasihku (ehem)

Hari ini matahari masih malu, dan menyuruh awan menutupinya selalu. Hawa panas yang biasanya menyelimuti kota, seakan telah sirna. Akh, segar sekali rasanya. Saking segarnya, sampai ku lupa untuk segera melakukan ritual rutin pagi hari, yaitu mandi. Ups, ingat mandi langsung teringat akan kucing yang tidur diatap genteng shubuh tadi. Masihkah dia ada disana? hmm....ternyata sudah tidak ada. Mungkin dia lagi pergi ke sungai diujung jalan sana. Karena disana banyak kucing betina yang bergerombol sambil ngrumpi dan nyuci baju bersama-sama -_-' ...
***

Baca Selengkapnya......

Menyambut Pagi

Lebatnya hujan semalam masih menyisakan dingin menusuk daging. Rintik hujan diatas genteng masih terdengar gemericik. Suaranya seperti alunan melodi indah, terasa hati damai mendengarnya. Seketika ku teringat nyanyian masa kecil dan langsung kunyanyikan dalam hati. "Tik tik tiiik bunyi hujan diatas gentiingg, airnya turuuun tidak terkiraaa, cobalah tengoook, dahan dan rantiiing, pohon dan kebun basah semuaaa".

Coba kubuka mataku. Kulihat arloji masih jam 3.30. Hawa segar menuntunku untuk bangun, seakan tak rela untuk melepas kedamaian akan indahnya pagi ini.
Kulangkahkan kaki keluar kamar. Tuk sekedar melihat-liat lingkungan sekitar. Tenang. Semua terasa begitu tenang. Diatas genting, kulihat seekor kucing masih nyenyak dalam tidurnya. Guyuran gerimis tak dirasakan olehnya. Mungkin kucing itu masih capek habis main kejar-kejaran sama tikus di hari sebelumnya. Mungkin juga si kucing sedang bermimpi, bertemu seekor kucing betina yang cantik jelita, berdendang lagu dangdut india, diiringi seruling merdu yang gembira, asyik berjoget ria, oh indahnya. Begitu pula yang mungkin dialami oleh seluruh penghuni rumah ini, masih terbuai oleh mimpinya sendiri-sendiri. Mimpi, apakah kucing bisa bermimpi? hmm, daripada menyimpan teka-teki, mending nanti langsung ditanyakan sendiri jika kucing itu telah bangun dan mandi pagi ( ??? -_-' ).
Saat asyik mengamati kucing, tiba-tiba ada sesuatu menekan perutku dari dalam. Menusuk-nusuk terasa mau keluar. Wajahku langsung pucat, lemas.... dan ?? .. Aduuuhh....
(bersambung)

Baca Selengkapnya......

Dec 5, 2008

Draw a lesson from what you see

Saat pikiran melayang jauh ke desa Konoha tempat Naruto tinggal, tiba-tiba aku terhentak oleh satu suara. Begini dia bilang, "setiap pandangan tanpa perhatian, itu sama dengan main-main". Ah, apa maksud orang ini...???

Tersadar, ternyata aku sedang melamun. Membayangkan adegan pertempuran antara Naruto dan Pein sambil mereka-reka, siapa yang bakalan menang dalam pertempuran itu. Haiyah, yang pasti Naruto lah, kan dia pemeran utamanya. Tapi, bagaimana bentuk pertarungannya? Apakah Naruto bisa mengeluarkan jurus Sage yang baru dipelajarinya dari Fukasaku? Saat lagi seru-serunya, ada seseorang yang berteriak sangat kencang pada jarak sekitar 3 meter didepanku, arah jam 11
Beliau yang membangunkanku dari lamunan adalah seorang khotib yang lagi ceramah Jum'at. Yach, ceritanya aku lagi didalam masjid, posisiku disini adalah sebagai jamaah yang menghadiri sidang jum'at.
Apa yang diucap khotib tersebut benar-benar mengusik pikiran, seketika alam imajinasiku terhenti sejenak. Pertempuran antara Naruto vs Pein di pending dulu. Konsentrasi pun beralih ke telinga dan mata, mendengar dan melihat khotib di mimbar.

Ada banyak nasehat yang disampaikan khotib. tapi semuanya menguap melalui pori-pori rambut kecuali 2 hal :

1. Diam itu emas, jika diamnya itu berpikir.
saat ini aku diam sambil melamun. Melamun termasuk proses berpikir ga ya...? haiyah pertanyaan aneh...

2. Setiap pandangan tanpa perhatian atau menarik pelajaran dari apa yang dia lihat, itu sama saja dengan main-main.
Mungkin karena tersindir oleh kata-kata ini, aku jadi sangat konsen. karena saat melamun, tatapan mataku kosong mengarah ke khotib. Apa beliau keki ya tak liatin terus sampai ngeluarin nasehat seperti ini? ah, ga tau lah...

Btw, khotbah jumat yang biasanya menjemukan, sekarang terasa ada warnanya. terima kasih pak Khotib, nasehatmu sangat-sangatlah berharga. Mungkin lain kali aku akan melihat ke arah lampu neon saat melamun lagi (hehe, ups).


Baca Selengkapnya......

Recent Posts

Recent Comments

Guest Book


Your IP Address & OS :